Jamaah umrah dari sejumlah negara, salah satunya Indonesia diberhentikan oleh Arab Saudi untuk sementara waktu. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona di negara mereka.
Selain melarang umrah dari luar negara Arab Saudi, mereka juga tidak memperbolehkan mendatangi Masjid Nabawi. Meksipun hanya sementara, tapi hal tersebut sangat mengkhawatirkan karena mengganggu para Jamaah yang sebenarnya sudah banyak yang terbang ke Arab Saudi.
Pada akhirnya mereka pun dipulangkan sebelum menunaikan ibadah Umrah di tanah suci Makkah.
Menurut Eko Sulistio selaku pengelola travel Umrah, Tunas Rizky Semesta, ia mengatakan tidak ada pemberitahuan pembatalan penerbangan sebelumnya.
"Sampai tadi pagi tidak ada kabar apapun, grup pertama kami sebanyak 30 orang sudah check-in, masukin bagasi, boarding, saat sudah di udara kira-kira baru sampai Lampung, baru terima kabar kalau penerbangan ke Madinah ataupun Jeddah ditutup," begitu keterangannya.
Dilansir dari Kantor Berita Arab Saudi, SPA, Kamis 27 Februari, kebijakan tersebut diambil oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi yang mendapat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan.
Tindakan tersebut mereka nyatakan sebagai langkah pencegahan virus Corona yang merebak di negara China tersebut.
Selain melakukan pencegahan dengan mengehentikan para Jamaah Umrah, Arab Saudi juga menangguhkan visa turis dari negara-negara yang yang berisiko menjadi penyebaran virus Corona.
Negara-negara tersebut adalah: China, Korea Selatan, Iran, Italia, Jepang, Thailand, Indonesia, Malaysia, Irak, Pakistan, Filiphina, Singapura, Afghanistan, India, Suriah, Lebanon, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Vietnam, Somalia dan negara lainnya yang menunjukkan terdapat penyebaran virus Corona di dalamnya.
Pada tahap ini mereka terus mengavulasi, serta menutup sementara dalam tenggat waktu yang tidak kita ketahui. Tapi kita harapkan semoga cepat dibuka kembali.
Sebab Tawaf adalah energi yang membuat bumi bisa bertahan dan hidup seperti sekarang ini.
Jangan sampai Ka'bah kehilangan orang Tawaf. Jika itu terjadi, entah akan seperti apa dunia ini nanti.
Jangan biarkan Ka'bah sepi akan pengunjung. Terus ramaikan dan terus lakukan Tawaf untuk menjaga keseimbangan bumi ini.
Selain melarang umrah dari luar negara Arab Saudi, mereka juga tidak memperbolehkan mendatangi Masjid Nabawi. Meksipun hanya sementara, tapi hal tersebut sangat mengkhawatirkan karena mengganggu para Jamaah yang sebenarnya sudah banyak yang terbang ke Arab Saudi.
Pada akhirnya mereka pun dipulangkan sebelum menunaikan ibadah Umrah di tanah suci Makkah.
Menurut Eko Sulistio selaku pengelola travel Umrah, Tunas Rizky Semesta, ia mengatakan tidak ada pemberitahuan pembatalan penerbangan sebelumnya.
"Sampai tadi pagi tidak ada kabar apapun, grup pertama kami sebanyak 30 orang sudah check-in, masukin bagasi, boarding, saat sudah di udara kira-kira baru sampai Lampung, baru terima kabar kalau penerbangan ke Madinah ataupun Jeddah ditutup," begitu keterangannya.
Dilansir dari Kantor Berita Arab Saudi, SPA, Kamis 27 Februari, kebijakan tersebut diambil oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi yang mendapat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan.
Tindakan tersebut mereka nyatakan sebagai langkah pencegahan virus Corona yang merebak di negara China tersebut.
Selain melakukan pencegahan dengan mengehentikan para Jamaah Umrah, Arab Saudi juga menangguhkan visa turis dari negara-negara yang yang berisiko menjadi penyebaran virus Corona.
Negara-negara tersebut adalah: China, Korea Selatan, Iran, Italia, Jepang, Thailand, Indonesia, Malaysia, Irak, Pakistan, Filiphina, Singapura, Afghanistan, India, Suriah, Lebanon, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Vietnam, Somalia dan negara lainnya yang menunjukkan terdapat penyebaran virus Corona di dalamnya.
Pada tahap ini mereka terus mengavulasi, serta menutup sementara dalam tenggat waktu yang tidak kita ketahui. Tapi kita harapkan semoga cepat dibuka kembali.
Sebab Tawaf adalah energi yang membuat bumi bisa bertahan dan hidup seperti sekarang ini.
Jangan sampai Ka'bah kehilangan orang Tawaf. Jika itu terjadi, entah akan seperti apa dunia ini nanti.
Jangan biarkan Ka'bah sepi akan pengunjung. Terus ramaikan dan terus lakukan Tawaf untuk menjaga keseimbangan bumi ini.
Tags
news
